BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 05 Juni 2010

Jampi-Jampi Mematikan

Adalah seorang gadis bernama Junita, tinggal di kampung Sukamayat yang airnya sangat keruh dan dimana sangat sulit untuk mencari ikan di sungai sekitar, karena kebanyakan ikan mati di air sungai yang keruh. Junita mempunyai penyakit mematikan, yang membuat kepalanya selalu menunduk dan tak pernah bisa diangkat.

Pacar Junita, Aliyanto, adalah seorang cowok alay yang berwajah buruk rupa karena pernah meminum air sungai keruh di sungai Melitong yang airnya sudah terkena jampi-jampi dukun terkenal di kampung Sukamayat. Junita terpaksa berpacaran dengan Aliyanto karena tidak ada laki-laki lain yang mau berpacaran dengan Junita. Meskipun miris, Junita tetap saja bangga karena ia bisa menjadi terkenal di kalangan alay, kalangan teman-teman Aliyanto.

Karena keduanya mengidap 'penyakit aneh', setiap jam 12 malam, Aliyanto harus memijat leher Junita dan Junita harus menyalakan dupa untuk Aliyanto, setiap harinya, untuk menangkal jampi-jampi sang dukun. Kalau tidak, penyakit mereka akan bertambah parah dan dapat menyebabkan kematian.

Suatu malam, suatu hal aneh terjadi pada diri Junita, tanpa sepengetahuan Aliyanto. Ketika Aliyanto mulai memijit leher Junita, ia terkejut dan melompat. Ia melihat sisik ikan di leher Junita. Betapa menjijikannya! Ia yang terkejut langsung saja menjorokkan kepala Junita dengan kasarnya, saking terkejutnya dia. Langsung saja kepala Junita putus seketika. Darahnya muncrat kemana-mana.

Ternyata sebenarnya, pada hari itu Junita lupa membersihkan air sungai Melitong yang keruh itu. Akibatnya ia berubah wujud menjadi ikan arwana. Jampi-jampi dukun tersebut yang telah mengubahnya menjadi ikan arwana.

Lalu akhirnya, Aliyanto turut meninggal karena tidak ada yang menyalakan dupa untuknya.

Sungguh miris kisah percintaan ini.

0 komentar: